Bandingkan Kelebihan dan kelemahan uTorrent dengan Bit Torrent

Pertama kali menggunakan torrent awal tahun 2009 secara tidak sengaja ketika hendak mendownload sebuah program bajakan ;p.. ternyata yang terdownload adalah sebuah file berukuran kecil dengan ekstensi .torrent, setelah browsing-browsing cari tahu soal ekstensi file apa sih, baru tahu kalau ada yang namanya BitTorrent. Sekarang ini hampir semua orang sudah menggunakan torrent untuk mendownload file, kalau didalam sistem operasi windows setidaknya ada 3 aplikasi torrent yang cukup dikenal karena review-nya yang cukup baik yaitu BitTorrent, uTorrent dan Vuse, sedangkan pada Linux dikenal Transmitter sebagai aplikasi torrent-nya.

torrent

 

Torrent adalah file yang berisi berbagai informasi dan metadata dari suatu file yang akan didownload. Beberapa informasi metadata yang ada didalam sebuah file torrent antara lain:

Apa itu Torrent

 

 

  • Announce – berisi daftar url tracker
  • Info name – berisi informasi nama dan folder file tree.
  • Info piece – berisi informasi ukuran (dalam byte) setiap bagian file
  • Info pieces – berisi daftar hash file
  • Info length – berisi panjang durasi sebuah file
  • Info file path – berisi informasi dari path / lokasi file dan folder
  • Info files length – berisi informasi seputar besarnya file secara total

Analogi file torrent bisa diibaratkan sebuah peta menuju ke lokasi tempat file yang dimaksud didalam torrent file itu berada. Semua informasi dan metadata tadi akan digunakan sebagai panduan oleh torrent client untuk mengambil file tersebut.

 

Torrent Client

torrent-2Torrent Client adalah aplikasi protocol file sharing peer-to-peer yang pada dasarnya tidak menggunakan satu server (atau beberapa server) sebagai sumber downloadnya, melainkan menggunakan komputer pengguna untuk mendownload / mengupload file secara simultan. Jadi sebenarnya file yang didownload menggunakan torrent client bukan diambil dari salah satu server seperti yang biasanya terjadi dengan metode download pada umumnya, tetapi diambil dari komputer pengguna yang juga sama-sama menggunakan torrent client. Ketika anda mendownload sebuah file torrent, anda disebut leecher, namun sekalipun file anda belum didownload dengan sempurna, komputer anda telah menjadi sumber bagi leecher lainnya yang mungkin juga sedang mendownload file yang sama. Jika file sudah lengkap didownload maka anda disebut sebagai seeder, yaitu pengguna yang statusnya telah mendapatkan file download yang komplit dan sebagai sumber bagi para pengguna torrent client lainnya.

Saat ini saya akan coba menuliskan tentang apa perbedaan antara 2 aplikasi torrent yang biasa digunakan yaitu uTorrent dan BitTorrent.

Perbedaan paling mencolok adalah ukuran file installer menurut pengakuan beberapa orang yang sudah mencoba, tapi tahukah anda, sampai dengan saat ini ketika artikel ini ditulis, ukuran file installer keduanya sama besar yaitu sekitar 2,3MB. jadi sebenarnya yang membedakan bukan lagi soal ukuran filenya. Tapi tetap saja ada perbedaan jika ditelusuri lebih lanjut.

Pada dasarnya kedua aplikasi ini adalah BitTorrent Client. BitTorrent sendiri diciptakan oleh Bram Cohen untuk mengimplementasikan protokol, namun uTorrent pada awalnya merupakan perusahaan terpisah yang kemudian dibeli oleh BitTorrent Inc. Setelah dibeli, uTorrent tetap menggunakan namanya sehingga tidak mempengaruhi para pengguna, jadi pengguna akan tetap menganggapnya sebagai torrent client yang berbeda dengan BitTorrent.

Lebih detail.

Memang cukup mudah untuk percaya bahwa BitTorrent dan uTorrent adalah program yang sama, terutama karena keduanya sekarang ini dirancang oleh perusahaan yang sama dan mereka berdua memiliki tujuan utama yang memungkinkan pengguna untuk men-download dan meng-upload file yang dapat digunakan dalam peer-to -peer file sharing system. Namun, penting untuk diingat bahwa ada beberapa perbedaan penting yang membedakan kedua program dari satu sama lain.

Implementasi Protokol BitTorrent

Salah satu perbedaan utama yang akan anda ketahui dari antara kedua program tersebut jika anda sedikit menelusuri jejak mereka adalah bahwa kedua aplikasi ini tidak menerapkan protokol BitTorrent pada saat yang sama. Hal ini berseberangan dengan kepercayaan umum, uTorrent juga bukan yang pertama untuk menerapkan Protokol BitTorrent. BitTorrent-lah yang sebenarnya pertama kali mengimplementasikan protokol ini dalam pemrogramannya ketika dikembangkan pada tahun 2001. Pada saat itu uTorrent belum dibeli oleh BitTorrent, Inc. hingga lima tahun kemudian pada tahun 2006 barulah uTorrent dibeli dan dikembangkan oleh perusahaan BitTorren Inc.

Kemampuan Pencarian dan Download

Didalam aplikas BitTorrent, sudah terintegrasi kotak pencarian yang memungkinkan pengguna untuk mencari file torrent yang ingin mereka download dan kemudian mendownload file tersebut, jadi lebih sederhana operasi pencarian dan downloadnya. Jika dibandingkan dengan uTorrent, jika ingin mencari file torrent pada uTorrent maka anda perlu mengatur fitur kotak pencarian yang diintegrasikan didalam sistemnya sesuai dengan kebutuhan anda yang mungkin bisa dikatakan cukup spesifik. Jika anda menggunakan BitTorren, anda bisa mendownload banyak file sekaligus dalam satu folder torrent, jadi dalam satu folder jika terdapat 4 file maka BitTorrent dapat mendownload ke-4 file tersebut secara simultan, sedangkan pada uTorrent tidak ada kemampuan seperti ini dan hanya dapat mendownload satu file saja sedangkan file lainnya harus menunggu didalam antrian (queue).

Analisa dan Portabilitas

Para pengguna setia dari aplikasi BitTorrent, selalu memuji fakta bahwa statistik dan analisis pelaporan download BitTorrent karena para pengguna tersebut menganggap bahwa kemudahan pengoperasian aplikasi dalam kaitannya dengan statistik dan analisis pelaporan download adalah sebuah kemajuan yang mesti dicapai seperti pada Bit Torrent. Sementara, di sisi lain, akomodasi ini tidak atau mungkin belum tersedia pada uTorrent . Namun, jika bicara tentang portabilitas secara keseluruhan, uTorrent lebih diunggulkan karena ukuran dan fitur yang tidak begitu banyak membuat BitTorrent kelihatan terlalu ramai. Jika Anda tertarik dalam membuat file torrent Anda sendiri, maka Anda pasti akan cenderung menggunakan BitTorrent karena uTorrent tidak memungkinkan Anda untuk membuat file torrent anda sendiri.

Aksesibilitas

uTorrent terbukti memiliki cukup banyak persoalan jika berhubungan dengan aksesibilitas secara keseluruhan dibandingkan dengan BitTorrent. Terkecuali anda memiliki plugin WebUI yang aktif, uTorrent tidak dapat mendukung sistem jenis lainnya untuk mengontrol fitur-fiturnya. Walaupun sudah ada versi untuk Sistem Operasi Mac, namun tidak semua jenis sistem operasi Mac dapat menggunakannya dikarenakan plugin WebUI ini.

Bagian terakhir

Ada beberapa kesamaan yang terdapat pada kedua aplikasi ini, namun ada beberapa perbedaan pula seperti yang telah saya jelaskan diatas. Sekarang tergantung pilihan anda untuk menentukan yang mana yang ingin anda gunakan.

Sekian dulu artikel kali ini, jika ada pertanyaan, saran atau koreksi terhadap artikel ini, silahkan tinggalkan komentar.

salam, r4ndieL.

r4ndiel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *