BSOD (Blue Screen Of Death) pada Windows XP dan penjelasannya

List Kode BSOD ini ditemukan pada Windows XP, tapi ada juga yang ditemukan pada Windows 7. Berikut ini beberapa Kode BSOD dan penjelasannya.

Stop 0x0000000A or IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL

Pesan Kode oxA menunjukkan bahwa proses mode kernel atau salah satu driver mencoba mengakses lokasi memori yang tidak memiliki ijin, atau Interrupt Request Level (IRQL) pada kernel terlalu tinggi. Proses kernel-mode hanya dapat mengakses proses lain yang memiliki IRQL lebih rendah atau sama dengan yang dimiliki oleh proses tersebut. Biasanya pesan ini muncul dikarenakan kesalahan pada hardware dan software, driver ataupun program yang diinstal pada windows tidak cocok dengan jenis hardware yang terpasang  ataupun hardware yang dipasang tidak sesuai dengan jenis processor yang digunakan.

Hal yang dapat anda lakukan:

  • Karena kesalahan oxA merujuk pada kesalahan driver perangkat, service pada sistem ataupun firmware perangkat maka anda perlu melihat perangkat atau driver manakah yang dimunculkan pada pesan Bluescreen tersebut, kemudian anda hanya perlu membongkar perangkat tersebut dari komputer anda atau jika memang perangkat tersebut sebelumnya berfungsi dengan baik maka anda perlu menghapus program yang baru saja anda install (jika ada), jika tidak ada program ataupun driver yang baru saja anda install maka anda perlu masuk ke safe mode jika bisa, kemudian non aktifkan dan hapus driver perangkat yang terdapat pada pesan bluescreen tersebut, kemudian anda dapat masuk lagi ke mode normal windows kemudian menginstall driver terbaru untuk perangkat tersebut. Jika memang menghapus driver atau software tidak bisa maka lepas perangkat yang muncul didalam pesan tadi karena kemungkinan besar perangkat tersebut rusak (defective).
  • Dikarenakan Microsoft sudah tidak lagi mendukung sistem operasi windows yang lama seperti XP, maka terkadang error ini mucul setelah mengupgrade windows anda, jika memang itu yang terjadi maka anda dapat mencari update Sistem Operasi yang kompatible, jika tidak bisa maka terpaksa anda harus kembali menggunakan sistem operasi yang lama dikarenakan hardware didalam komputer anda tidak didesain untuk sistem operasi yang lebih baru.

 Stop 0x0000001E or KMODE_EXCEPTION_NOT_HANDLED

Pesan Stop 0x1E  menunjukkan kalau kernel Windows mendeteksi adanya perintah tidak sah atau tidak diketahui yang diberikan kepada processor, penyebabnya mirip dengan error oxA, bisa karena pelanggaran akses kernel ataupun karena memory tidak valid.

Yang dapat anda lakukan:

  • Biasanya lebih dikarenakan konflik hardware atau driver hardware, ataupun konflik antara memori dan IRQ. Jika pesan BSOD-nya menampilkan list driver maka masuk ke safe mode jika bisa dan nonaktifkan atau hapus driver perangkat yang terhubung dengan penyebab error tersebut. Jika anda tidak bisa mengakses safe mode maka anda dapat menggunakan life boot untuk mencari jalan pulang.
  • Jika pesan error tersebut berkaitan dengan system file seperti Win32k.sys, maka penyebab error ini kemungkinan besar adalah program yang memiliki akses kedalam jaringan kita, dalam hal ini software pihak ketiga yang memiliki “Remote Access” ke komputer. Jika memang ada program seperti itu, anda dapat menghapusnya.
  • Masalah ini juga dapat disebabkan karena kompatibilitas firmware sistem. Biasanya karena firmware ACPI. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengperbaharui firmware ACPI.
  • Penyebab lainnya adalah kekurangan ruangan pada disk drive ketika menginstal aplikasi atau ketika sedang menjalankan beberapa fungsi yang membutuhkan lebih banyak memory dari biasanya. Jika ini yang terjadi, anda dapat menghapus beberapa file yang sudah tidak digunakan lagi untuk menambah ruang kosong pada hard disk anda. Anda juga dapat menggunakan Disk Cleanup atau software cleaner pihak ketiga untuk menjalankan pengosongan ruang hard disk. Bersihkan juga temporary file yang terdapat pada folder temp (biasanya di C:\Users\[nama_user_anda]\appdata\local\temp), anda juga dapat membersihkan history browser anda untuk mengurangi penggunaan ruang hard disk.
  • Penyebab lainnya bisa juga karena adanya memory leak yang disebabkan oleh aplikasi atau service yang tidak melepaskan memory setelah aplikasi tersebut ditutup. Namun untuk penyebab yang ini anda hanya perlu mematikan selama beberapa menit dan menghidupkan kembali komputer anda.

Stop 0x00000024 or NTFS_FILE_SYSTEM

Pesan stop ox24 mengindikasikan adanya permasalahn yang muncul didalam ntfs.sys. Ntfs.sys adalah driver yang digunakan oleh sistem untuk melakukan pembacaan dan penulisan ke drive dengan format file system NTFS. Ada juga pesan Stop 0x23 dengan indikasi yang sama namun terjadi pada drive dengan filesystem FAT16 atau FAT32.

Yang dapat anda lakukan

  • Hardware ataupun driver SCSI dan Advance Technology Attachment (ATA) dapat mempengaruhi kemampuan sistem untuk menulis dan membaca data dalam hard disk yang mana dapat menyebabkan error. Periksa kabel konektor yang menghubungkan Motherboard dan perangkat penyimpanan (Harddisk, USB CD-Drive). Matikan komputer kemudian lepas satu persatu konektor tersebut dan bersihkan terlebih dahulu bagian tembaga konektor dengan penghapus yang bersih, jika konektornya adalah female konektor maka pastikan tidak ada debu yang masuk ke dalam socket konektor. Anda dapat menghubungkan satu konektor terlebih dahulu pada komputer kemudian nyalakan untuk memeriksa apakah perangkat tersebut yang bermasalah atau bukan. Anda juga perlu memerika Event Viewer (Jika komputer anda masih dapat diakses) untuk melihat warning dan error messages yang terdapat didalamnya, jika pesan log didalamnya menunjuk pada SCSI atau ATA maka permasalahan benar di karenakan perangkat-perangkat tersebut.
  • Jika ada aplikasi antivirus, program backup data, disk defragmenter, atau pun program monitoring lainnya anda perlu memastikan bahwa bukan program tersebut yang menyebabkan permasalahan.
  • Selanjutnya anda perlu memerika integritas file system menggunakan sfc /scannow dan memeriksa apakah hard disk masih baik atau tidak dengan “chkdsk [drive] /f”. Untuk tools ini, silahkan mencari referensi menggunakan google, singkatnya tools CHKDSK digunakan untuk mengecek integritas suatu drive dan fungsi /f adalah pilihan fungsi untuk mencoba memperbaiki bagian yang tidak konsisten secara otomatis jika nantinya ditemukan.

Cara detailnya:

Metode 1:

Buka Command prompt, atau bisa juga dengan mengetik cmd pada kotak run.

ketik: chkdsk drive: /f

dimana CHKDSK adalah check disk, drive: bisa berarti C: atau D: tergantung dimana drive sistem anda berada, dan fungsi /f untuk “fix” seperti penjelasan diatas sebelumnya.

Metode 2:

1. Double klik My Computer, kemudian pilih volume pada hard disk yang ingin diperiksa.
2. Pada menu File, klik Properties.
3. Klik tab Tools.
4. Pada bagian checkbox Error, klik Check Now.
5. Pada bagian pilihan Check, pilih Scan for and attempt recovery of bad sector, pilih juga Automatically fix file system errors.

Jika volume yang ingin anda periksa ternyata sedang dalam penggunaan, misalnya anda sedang melakukan operasi Copy Paste pada volume tersebut maka akan muncul pesan bahwa Volume sedang digunakan sehingga apakah anda ingin menunda disk error checking hingga komputer anda dihidupkan lagi nantinya. Setelah restart, CHKDSK tersebut akan otomatis berjalan, dan pada saat tersebut volume tersebut tidak dapat diakses untuk sementara waktu hingga proses Check Disk ini selesai.

  • Penyebab berikutnya adalah Nonpage pool memory mungkin sudah habis digunakan, yang mana bisa saja menghentikan sistem. Untuk permasalah ini, anda dapat menambahkan RAM untuk meningkat nonpaged pool memory yang tersedia di kernel, atau jika memang hanya itu RAM yang anda miliki maka anda bisa menghentikan beberapa service yang tidak perlu, Service-service yang tidak perlu ini anda dapat baca pada artikel saya sebelumnya tentang Manajemen Service Windows dan anda juga dapat membaca artikel tentang Bagaimana memanfaatkan fitur bawaan windows untuk mempercepat performa komputer. Walaupun begitu, kedua artikel ini ditujukan untuk Windows 7, jika anda pengguna Windows XP, anda bisa mengikuti langkah-langkah yang ada didalam artikel-artikel ini namun ada beberapa fitur yang tidak akan anda temukan didalam Windows XP.

Stop 0x0000002E or DATA_BUS_ERROR

Pesan stop 0x2E menunjukkan bahwa parity memory pada sistem mengalami kesalahan. Penyebabnya biasanya karena RAM yang sudah tidak berfungsi dengan baik, Motherboard, L2 cache atau juga video memory yang sudah defektif. Selain itu bisa juga karena perangkat yang tidak kompatible dengan driver sehingga pada saat driver hendak mengakses perangkat pada alamat 0x8xxxxxxxx ternyata tidak ditemukan didalam peta alamat fisik.

Pesan stop 0x2E juga dapat berarti Hard disk anda sudah rusak karena virus atau penyebab lainnya.

Hal yang dapat anda lakukan

  • Pesan ox2E pada umumnya berarti defektif, malfungsi, ataupun perangkat memory yang sudah gagal beroperasi, perangkat tersebut dapat berupa modul L2 SRAM cache, VGA ataupun RAM. Jika ada perangkat keras yang baru saja atau belum lama ini anda tambahkan maka coba lepaskan dan jalankan komputer tanpa perangkat tersebut. Jika perangkat tersebut adalah perangkat inti maka coba cari penggantinya untuk dicoba.
  • Beberapa BIOS terutama dari vendor yang sudah ternama, menyiapkan hardware dan memory test/diagnostic yang dapat anda gunakan untuk memeriksa Memory dan hardware anda pada level BIOS.
  • Pesan error ini juga dapat muncul dikarenakan driver atau software yang langsung mengakses service pada sistem yang tidak kompatible dengan sistem ataupun dengan perangkat. Jika dalam pesan BSOD ditampilkan juga nama filenya maka anda dapat menggunakan Safe mode untuk menghapus program atau driver tersebut.
  • Masalah ini juga bisa disebabkan hard disk corrupt. Untuk hard disk yang korup dapat anda gunakan chkdsk sedangkan untuk driver atau service pada sistem dapat anda gunakan sfc /scannow seperti pada penjelasan sebelumnya.
  • Yang paling parah yang dapat pula menjadi penyebab permasalah ini adalah retak, korslet, goresan ataupun cacat fisik lainnya karena benturan, tertumpah air, ataupun karena aliran listrik yang tidak stabil yang menyebabkan kerusakan pada perangkat. Jika memang karena hal-hal seperti ini maka anda perlu membawa komputer anda kepada tukang service untuk diperiksa.

Stop 0x0000003F or NO_MORE_SYSTEM_PTES

Pesan ox3F mengindikasikan beberapa permasalahan berikut:

  • System Page Table Entries (PTEs) habis digunakan atau telah difragmentasi karena sistem melakukan operasi I/O yang cukup banyak.
  • Kerusakan pada perangkat driver yang tidak dapat mengatur memory dengan baik.
  • Aplikasi yang mengakses kernel namun tidak dapat mengatur alokasi memori dengan baik dikarenakan kebutuhan memory yang lebih besar dari jumlah memory yang tersedia.

Yang dapat anda lakukan:

  • Permasalahannya pada umumnya sama dengan diatas, anda perlu mengecek driver, update driver, melepas komponen yang baru dipasang, atau jika perlu mengganti versi Windows yang anda miliki sesuaikan dengan tipe processor apakah 32 bit ataukah 64 bit, selain itu anda juga dapat menginstall driver terbaru untuk perangkat anda jika memang masih bisa mengakses sistem anda.
  • Jika ada program yang baru saja anda install, maka copot pemasangannya melalui safe mode, jika safe mode juga tidak bisa diakses maka anda dapat menggunaka live sistem seperti Hiren ataupun Linux live CD untuk menghapus secara manual program yang terinstall tersebut, jangan lupa googling dan mencari tahu dimana saja tempat-tempat instalasi program tersebut.
  • Sebisa mungkin jangan mengedit Regustry jika anda tidak tahu seperti apa didalamnya, karena Registry memuat semua daftar penting mengenai sistem anda sehingga jika salah anda terpaksa akan menginstall ulang Windows anda.
  • Selain itu permasalahan ini juga bisa dikarenakan PTEs seperti pada pesan error sebelumnya, jika anda memang mengerti soal Registry anda dapat mengikuti beberapa langkah edit Registry dibawah ini.

Untuk meningkatkan jumlah PTEs yang dapat dialokasikan melalui registry (Ingat untuk membuat backup Registry terlebih dahulu):

1. Buka kotak RUN (Win + R), dan tulis: regedit

2. Pada registry editor, cari subkey HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\
Session Manager\Memory Management.

3. Double-click pada PagedPoolSize dan SystemPages untuk melihat nilai dari masing-masing key.

4. Jika PagedPoolSize bukan zero (nol), ubah nilainya menjadi 0.

5. Jika SystemPages bukan zero (nol), ubah nilainya menjadi 40000 untuk sistem dengan memori (RAM) 128 MB atau kurang dari 128 MB, atau 110000 untuk sistem dengan memori 128 hingga 256 MB, sedangkan untuk sistem dengan memori yang lebih besar, TIDAK PERLU meningkatkan nilai SystemPages diatas 110000.

6. Klik OK, kemudian tutup registry editor.

7. Restart komputer.

Stop 0x00000050 or PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA

Pesan stop 0x50 mengindikasikan adanya permintaan data yang tidak terdapat dalam memori. Sistem kemudian akan menghasilkan exception error yaitu error yang disebabkan ketiadaan data pada saat sistem menggunakan referensi alamat memory yang tidak ada. Kerusakannya bisa dikarenakan RAM atau Video RAM (VGA) termasuk juga penggunakan perangkat komunikasi radio seperti remot, bluetooth maupun antivirus.

Yang dapat anda lakukan:

  • Lepas hardware yang baru anda pasang (jika ada), hapus software yang baru anda install.
  • Hapus juga driver untuk perangkat yang baru diinstall, jika tidak ada driver yang baru diinstall, cek pesan pada saat BSOD terjadi, driver manakah yang dilist pada error tersebut, catat nama driver tersebut kemudian hapus driver tersebut.
  • Update driver perangkat dengan yang terbaru (Jangan mengupdate driver dari pihak ketiga, yang bukan dari vendor aslinya).
  • Lepas koneksi dari perangkat luar seperti LAN, Printer, Bluetooth, Mouse ataupun keyboard eksternal kemudian nyalakan komputer anda.

Stop 0x00000077 or KERNEL_STACK_INPAGE_ERROR

Pesan Stop 0x77 mengindikasikan adanya page data kernel yang diminta dari virtual memori yang tidak dapat ditemukan ataupun ditemukan namun tidak dapat dibaca ke dalam memori. Selain itu bisa juga karena masalah hardware seperti hard disk failure ataupun program seperti antivirus dan filesystem.

Yang dapat anda lakukan:

  • Pesan Stop 0x77 dapat juga disebabkan oleh bad sector didalam memori virtual atau didalam kontroler disk. Untuk erorr ini sangat jarang terjadi namun jika memori terlalu kecil sedangkan permintaan resource memori cukup besar maka permasalahan seperti ini dapat terjadi.
  • Jika I/O statunya adalah 0xC0000185 dan paging file anda terdapat pada SCSI disk, maka anda perlu memeriksa koneksi dan kabel yang menghubungkan hard disk dengan motherboard. Status I/O 0xC000009C atau 0xC000016A menunjukkan bahwa data yang diminta memang tidak ditemukkan, nah untuk permasalah ini anda mungkin hanya perlu me-restart komputer anda. Namun jika permasalahannya dikarenakan integritas Disk drive maka gunakan CHKDSK atau scandisk pada Command prompt untuk mengecek drive tersebut, jangan lupa tambahkan opsi /f untuk secara otomatis windows dapat mencoba memperbaiki jika ditemukan permasalahan pada pemeriksaan tersebut.
  • Error Stop 0x77 ini juga dapat memunculkan error Stop 0x7A atau KERNEL_DATA_INPAGE_ERROR.

Stop 0x00000079 or MISMATCHED_HAL

Pesan Stop 0x79 mengindikasikan pada hardware abstraction layer (HAL) dan tipe kernel pada komputer tidak cocok. Error ini sering muncul jika pengaturan ACPI  didalam komputer diubah baik itu sengaja maupun oleh karena virus.

Resolusi:

permasalahan ini bisa disebabkan karena NToskrnl.exe dan Hal.dll yang sudah tidak terupdate, walaupun kasus kedua komponen ini tidak terupdate sangat jarang dan hal tersebut dikarenakan pemindahan file ke dalam sistem namun file tersebut mungkin saja tidak sesuai untuk sistem operasi anda.

Selain itu, anda dapat mere-set BIOS anda dengan cara melepas batre bios selama beberapa saat, ataupun anda juga dapat melepaskan semua konektor eksternal seperti USB, Modem, termasuk juga kabel listrik kemudian menekan selama beberapa saat tombol power hingga anda yakin bahwa sudah tidak ada lagi residual energi listrik didalam komputer anda (30 detik hingga 5 menit penekanan – soal ini akan saya ceritakan pada artikel selanjutnya).

 

Masih ada beberapa error Stop lagi seperti pada list dibawah ini, tapi nanti dulu ya, cukup untuk hari dulu.. –ngasoh dulu– 🙂

Stop 0x0000007A or KERNEL_DATA_INPAGE_ERROR

 

Stop 0x0000007B or INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE

 

Stop 0x0000007F or UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP

 

Stop 0x0000009F or DRIVER_POWER_STATE_FAILURE

 

Stop 0xBE or ATTEMPTED_WRITE_TO_READONLY_MEMORY

 

Stop 0xC2 or BAD_POOL_CALLER

 

Stop 0x000000CE or DRIVER_UNLOADED_WITHOUT
_CANCELLING_PENDING_OPERATIONS

 

Stop 0x000000D1 or DRIVER_IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL

 

Stop 0x000000EA or THREAD_STUCK_IN_DEVICE_DRIVER

 

Stop 0x000000ED or UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME

 

Stop 0xC0000221 or STATUS_IMAGE_CHECKSUM_MISMATCH
JJ

r4ndiel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *