Downgrade Windows 10 ke windows 7, Ribet? Maybe.. :D

Pertanyaanya; Apakah memang anda tidak suka dengan Windows 10? Ataukah memang anda belum siap menggunakan Windows versi ini? Soalnya Windows 10 ini adalah versi terakhir yang dikeluarkan oleh Microsoft setelah Windows 8.1 dan Windows 7. Entah mungkin nanti ada sistem operasi baru yang bukan Windows, kita lihat saja nanti. Hanya saja, Windows 10 dikatakan adalah penyatuan (combine) fitur terbaik dari semua versi windows “terbaik” sebelumnya menjadi satu didalam Windows 10.

Dan satu hal yang perlu diingat,

Jika kasusnya Windows 10 anda masih bisa diakses maka anda bisa meng-downgrade windows anda ke Windows 7 dari dalam sistem Windows 10.

Akan tetapi ada 2 syarat utama yang harus diperhatikan ketika meng-downgrade Windows 10.

  1. Instalasi Windows 10 anda belum mencapai 30 hari penggunaan.
  2. Anda belum menghapus folder Windows.old di drive sistem anda (Biasanya Drive C).

Jika memang kedua hal diatas masih anda miliki maka anda bisa menggunakan Fitur Windows 10 untuk mengembalikan system anda ke windows sebelumnya entah windows 8 ataupun windows 7. Akan tetapi sebelum melakukan downgrade dari Windows 10 ke Windows 8 atau Windows 7 anda perlu membuat backup file anda. Untuk membuat back up file, anda dapat menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti Easus Backup Wizard, Crash Plan Backup, ataupun aplikasi pihak ketiga lainnya.

Selain itu, anda juga perlu membuat sebuah restore point setelah melakukan backup. Setelah backup, anda dapat mulai melakukan downgrade Windows 10 ke Windows anda yang sebelumnya.

Caranya :

  1. Lihat di drive system (Biasanya drive C:\), temukan folder Windows.old. Jika folder tersebut masih ada, maka pengembalian sistem Windows akan akan sangat mudah.
  2. Gunakan fitur built-in Windows untuk downgrade. Fitur ini terdapat pada halaman Settings. Caranya:
    • Tekan Windows Key (Start) + I, pilih Update & Security dan kemudian pilih Recovery (terdapat pada kolom navigasi di kiri), Pilih pilihan “Go back to Windows x“.
  3. Setelah anda mengklik pilihan diatas, akan muncul sebuah jendela lagi yang berisi beberapa pertanyaan, setelah diisi, anda bisa meng-klik “Next“, setelah itu anda dapat menunggu beberapa saat sebelum Windows anda kembali ke versi sebelumnya. Selama dalam waktu recovery, komputer anda tidak dapat digunakan dulu.

Cara yang Kedua adalah dengan melakukan Clean Install.

Clean Install yang dimaksud sebenarnya installasi Windows seperti biasa, yaitu dengan menggunakan Disk Windows Installer dan mem-format partisi yang berisi sistem untuk digantikan dengan Windows yang baru. Untuk tutprial Installasi Windows ini bisa anda baca pada artikel saya tentang bagaimana menginstall Windows 7.

Yaitu dengan cara menginstall ulang Sistem operasi anda. Namun untuk melakukan hal ini, anda perlu melakukan beberapa langkah awal sebagai persiapan, diantaranya;

Pertama, Cek Tipe Partisi dalam Disk Drive. Caranya akses fitur Disk Management, (Win + R, kemudian ketik diskmgmt.msc) 

kemudian lihat tipe disk, caranya tinggal klik kanan pada Disk yang ingin di cek dan pilih Properties.

Alasannya karena dalam pengalaman Partisi Disk dengan tipe GPT dapat terinstall Windows 10 tapi tidak dengan Windows 7, dan hal ini hanya terjadi pada komputer yang (mungkin) pada awalnya sudah diinstall Windows 10 dari sono-nya. Jika Tipe Disk adalah MBR maka anda dapat melakukan instalasi Windows 7 seperti biasa, tapi jika Disk anda adalah GPT Partition Type maka anda perlu mengubah tipe partisi ke MBR. Caranya; (Perlu diingat, Konversi dari tipe satu ke tipe yang lain secara otomatis akan menghapus semua file didalam Hard Drive tersebut)

  1. Backup seluruh file anda pada HDD yang lain. Yang dimaksud dengan seluruh file adalah semua file di semua partisi yang ada didalam HDD anda.
  2. Setelah itu, anda perlu menonaktifkan UEFI Boot mode pada BIOS Setup.

Untuk mengakses BIOS Setup, cukup tekan tombol BIOS ketika booting awal. Tombol BIOS biasanya adalah F2, Delete atau F10. Sedangkan menu UEFI biasanya ada pada bagian Advance Setup. Non-aktifkan UEFI Mode, setelah itu nyalakan legacy Mode untuk pilihan USB Booting, setelah itu cek Fitur Secure Boot harus dalam keadaan disable. Ada dibagian Boot, setelah itu tekan F10 dan pilih Yes untuk menyimpan konfirgurasi.

Semua fitur ini ada didalam BIOS, masing-masing BIOS memiliki perbedaan menunya sendiri-sendiri sehingga anda perlu secara perlahan memperhatikan pilihan-pilihan tersebut.

  1. Setelah semua file diback-up, anda dapat mengkonversi tipe partisi anda. Caranya;
    1. Masukkan Flash Disk Windows kemudian tunggu hingga muncul jendela Installasi Windows.
    2. Setelah itu tekan “Shift + F10” untuk membuka “Command Prompt”.
    3. Ketik Diskpart, Enter, kemudian Ketik List Disk 
    4. Ketik Select Disk x (Disk yang ingin anda Convert). kemudian ketik Clean.
    5. Setelah selesai, ketika lagi convert mbrDan Disk drive ini sudah dikonversi ke MBR Partition.

      Lengkapnya bisa lihat gambar dibawah ini.

Selanjutnya anda dapat menginstall Windows 7 pada harddisk tersebut.

Cara install Windows 7 sudah saya bahas pada artikel sebelumnya tentang menginstall Windows 7.

Masih ada beberapa cara lain yang bisa digunakan untuk men-downgrade Windows 10 ke Windows versi sebelumnya, khususnya Windows 7.

 

Sekian dulu artikel kali ini, jika ada pertanyaan, koreksi, saran ataupun masukkan, bisa tinggalkan pesan pada kolom komentar.. Nanti saya balik lagi..

 

Salam, JJ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *