Ingin Belajar Pemrograman? Apa saja yang perlu dipersiapkan?

Pandangan Umum orang-orang yang ingin belajar pemrograman.

thinkingKebanyakan pandangan orang yang belajar pemrograman selalu berpikir bahwa untuk memulai belajar pemrograman mesti dimulai dengan menguasai pemrograman dasar seperti HTML, CSS, dan PHP. Tetapi sebenarnya ada hal yang lebih mendasar lagi yang perlu diperhatikan dan minimal dikuasai oleh para pemula ketika ingin belajar pemrograman. Saya bukannya sudah mahir dalam pemrograman, terutama pemrograman web, tetapi setelah masuk ke dunia pemrograman ternyata memang ada beberapa hal tersebut yang akan menghambat dan membuat kita merasa sulit untuk menguasai bahasa pemrograman jika tidak memahami dasar-dasarnya itu. Intinya, pemrograman tidak mesti langsung masuk ke bahasa pemrograman itu sendiri.

Pengetahuan Dasar untuk memulai dan fungsinya.

Beberapa hal yang merupakan pengetahuan dasar yang diperlukan seorang pemula, antara lain;

  1. Menguasai Bahasa Inggris minimal pasif (Baca dan tulis)
  2. Memahami yang namanya algoritma dan Flowchart (Minimal algoritma)
  3. Tidak perlu harus lulusan/sementara kuliah di jurusan software engineer ataupun bidang IT lainnya alias bisa OTODIDAK.
  4. Paham matematika dasar (Operator, setelah tingkat lanjut barulah dibutuhkan matematika lanjutan)
  5. Mulai dengan bahasa dengan struktur sederhana (PASCAL dan C)
  6. Banyak-banyak membaca, bertanya dan coba-coba.
Menguasai Bahasa Inggris Pasif (Baca dan Tulis)

Bahasa Inggris sangat dibutuhkan dalam dunia pemrograman, tidak hanya karena semua bahasa pemrograman berasal dari luar tetapi karena standar pemrograman sekarang ini masih menggunakan bahasa Inggris untuk coding-nya, jadi sekalipun tidak bisa berbicara bahasa Inggris, mesti bisa paham tulisan bahasa Inggris untuk menulis kode program dan membacanya. Selain itu, forum diskusi pemrograman sangat banyak tetapi kebanyakan menggunakan bahasa Inggris dalam berdiskusi dan hanya sedikit saja yang menggunakan bahasa Indonesia atau lainnya. Selain itu contoh, tutorial dan project-project bikinan orang luar juga banyak yang open source sehingga bisa menjadi bahan belajar. Asal bisa bahasa Inggris, cakrawala pemrograman sudah siap menyambut anda.

Memahami Algoritma dan Flow Chart

Algoritma adalah  prosedur langkah-demi-langkah untuk penghitungan. Algoritma digunakan untuk penghitungan, pemrosesan data, dan penalaran otomatis, sedangkan;

Flowchart atau diagram alir merupakan sebuah diagram dengan simbol-simbol grafis yang menyatakan aliran algoritma atau prosesyang menampilkan langkah-langkah yang disimbolkan dalam bentuk kotak, beserta urutannya dengan menghubungkan masing masing langkah tersebut menggunakan tanda panah. Diagram ini bisa memberi solusi selangkah demi selangkah untuk penyelesaian masalah yang ada di dalam proses atau algoritma tersebut. – Wikipedia.

Dengan kata lain algoritma merupakan prosedur dalam bentuk tulisan sedangkan Flowchart adalah implementasi algoritma dalam bentuk diagram.

Contoh jika anda ingin membuat sebuah program untuk menghitung jumlah 1 + 2 = 3, maka anda dalam dunia pemrograman, bagi pemula mesti membuat algoritmanya, seperti dibawah ini;

  1. Siapkan nilai 1 dan ditugaskan ke Variabel A.
  2. Siapkan nilai 2 dan tugaskan ke variabel B.
  3. Siapkan variabel C untuk menampung hasil penjumlahan A dan B.
  4. Tampilkan variabel C ke layar atau simulator.

sedangkan dalam bentuk Flowchart-nya;

flowchartDari sini bisa kita lihat bahwa sebenarnya Flowchart adalah bentuk diagram dari Algoritma. Bentuk-bentuk blok diagram yang digunakan didalam Flowchart mewakili maksud dari setiap operasi per tahapnya, hanya saja pembahasaannya lebih mirip matematika dasar.

Setelah itu, FlowChart inilah yang akan diimplementasikan kedalam bentuk kode program.

Dalam implementasinya di programming, algoritma dimulai dari memikirkan apa saja input dari program, kemudian bagaimana pemrosesannya, mulai dari awal secara berurutan hingga selesai, lalu bagaimana nanti outputnya, itulah mengapa penting memahami bagaimana algoritma dan atau Flow Chart dari sebuah program.

 

Bisa belajar secara Otodidak

Pemrograman bisa dipelajari secara otodidak, memang lebih lambat tapi tidak pernah ada kata terlambat. 🙂

Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk belajar pemrograman secara otodidak, asalkan punya agenda dan fokus pada satu project sebelum melanjutkan ke project berikutnya, maksudnya secara teknis kita bisa mempelajari dengan cara menuliskan ulang kode program dari para programmer lain, dari yang paling mudah dahulu. Memang kebanyakan programmer ketika menuliskan sebuah program, jarang menyediakan dokumentasi dan tutorial lengkap mengenai program tersebut tetapi ada juga yang menyertakannya dengan penjelasan-penjelasan yang cukup untuk dimengerti, walaupun kebanyakan dalam bahasa Inggris. Sampai ditahap ini, dibutuhkan bahasa Inggris seperti pada pembahasan diatas. Kalau istilah kerennya “Learning by Doing”, dengan begitu anda pun akan mengerti dasar pemrograman yang anda tekuni. Setelah project pertama anda selesaikan, barulah anda masuk ke project berikutnya. Jangan terpancing dengan project lain yang mungkin kelihatan lebih bagus, lebih keren dan lebih menantang, sebaiknya anda paham dulu apa yang anda kerjakan sebelum melanjutkan.

Contohnya ketika anda ingin membuat aplikasi android untuk mengakses data cuaca di Kota anda, mulailah dahulu dengan memahami instalasi IDE Android seperti Android Studio atau Eclipse, sebaiknya pilih salah satu saja untuk ditekuni. Setelah anda paham bagaimana Instalasinya, pelajari lagi cara konfigurasi dan membuat project pertama menggunakan IDE yang anda pilih. Setelah itu, cari tahu, apa saja yang anda perlukan untuk menjalankan hasil project anda nanti, setidaknya, kalau dalam pemrograman menggunakan Android Studio, anda perlu tahu AVD/Emulator dan API Level seperti apa yang anda butuhkan untuk membuat suatu project dan mengapa harus seperti itu. Dengan begitu, anda tidak hanya mengikuti tutorial project tapi juga memahami kalau-kalau suatu saat ada error padahal kode program anda sama dengan yang ada di tutorial atau project yang anda jadikan referensi.

Paham matematika dasar (Operator, setelah tingkat lanjut barulah dibutuhkan matematika lanjutan)

Cukup matematika dasar antara lain seperti operator aritmatika dan operator logika. Misalnya dalam Aritmatika meliputi tambah, kurang, kali dan bagi, sedangkan operator Logika meliputi AND, OR, NOT dan lain-lain. Banyak sekali referensi internet yang menjelaskan tentang operator dan hubungannya dengan pemrograman. Anda pasti akan membutuhkannya.

Mulai dengan bahasa dengan struktur sederhana (PASCAL dan C)

Maksudnya agar anda tidak langsung bersinggungan dengan bahasa pemrograman yang kelihatannya mudah tetapi sebenarnya sulit sebab logikanya tidak terlalu terstruktur seperti 2 bahasa diatas. Anda tidak perlu mendalami keduanya, hanya perlu untuk setidaknya mengerti bagaimana struktur sebuah bahasa pemrograman yang logikanya bisa diturunkan dari Algoritma yang dibuat masih dalam bahasa manusia.

Banyak-banyak membaca, bertanya dan coba-coba.

Trial and Error. Memang butuh waktu untuk belajar pemrograman, dan butuh kesabaran sebab anda berhadapan dengan implementasi logika. Tapi jika diulang-ulang, jangan heran suatu saat justru anda akan mahir dalam pemrograman.

Ikuti forum-forum pemrograman, ganti bookmark anda dengan situs-situs tutorial pemrograman, dan jika ada kesulitan, jangan ragu-ragu untuk bertanya didalam forum. Ada banyak forum dan situs pemrograman berbahasa Indonesia, ada juga yang berbahasa Inggris, tapi dalam pengalaman saya, situs bahasa Inggris lebih dapat dipercaya

Yang Terakhir,

Anda gagal menulis sebuah script program sekalipun program anda dapat berjalan dengan baik, jika anda tidak paham dengan apa yang anda tulis dan mengapa program anda bisa berhasil.

Anda perlu memahami apa yang anda tulis sekalipun itu adalah sesuatu yang sederhana.

Sampai disini dulu, jika ada pertanyaan, saran ataupun koreksi terhadap tulisan ini, silahkan hubungi saya atau tinggalkan komentar.

Salam, r4ndieL. 😉

r4ndiel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *