Mendeteksi kerusakan Laptop Yang mati total.

Ada beberapa penyebab kerusakan laptop mati total, selain karena korsleting,

Salah satu penyebabnya adalah daya residu yaitu daya listrik sisa yang mungkin saja tidak dibuang ketika laptop telah dimatikan. Hal ini terkadang menyebabkan laptop tidak bisa dinyalakan, walaupun dengan melepas batere dan melepas baterai BIOS.

Menurut pengalaman saya, penyebab utama laptop mati total karena residu daya ini kebanyakan terjadi pada laptop dengan kemampuan “fast Boot” yaitu laptop-laptop yang menggunakan fitur hibernate sehingga booting awalnya lebih cepat dari normal boot.

Contoh beberapa kejadian, ada laptop yang sebelumnya normal namun setelah di-shutdown, dan disimpan beberapa saat, sudah tidak mau lagi menyala. Kejadian lainnya, ada laptop yang disimpan dan tidak dioperasikan cukup lama yang kemudian tidak bisa lagi dinyalakan tanpa bisa diketahui apa penyebabnya.

Untuk mengatasinya cukup lepas batre dan charger kemudian tekan tombol power selama 30 detik hingga 1 menit untuk mereset sisa daya pada motherboard anda.

Jika memang cara ini tidak bisa, ada bisa membuka casing laptop anda dan melepas batere Bios anda dan biarkan selama beberapa saat untuk mereset BIOS anda.

 

Beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasinya: (pastikan anda mengunakan kaos tangan karet atau menggunakan gelang pentanahan agar tidak merusak komponen laptop)

Hal penting yang anda perlu perhatikan adalah anda perlu bersabar dalam melakukan troubleshooting ini, jika terburu-buru atau anda merasa tidak bersemangat maka sebaiknya ditunda saja aktifitas ini, sebab menurut pengalaman saya, dalam memperbaiki peralatan elektronik apapun, jika anda tidak sabar dan tidak menjadi kesenangan bagi anda maka anda akan kesulitan mendeteksi kerusakan bahkan bisa berujung kerusakan total pada peralatan anda tersebut).

  1. Lepas baterai dan juga charger, kemudian tekan tombol power laptop selama 1 menit tanpa dilepas. Kemudian pasang kembali Baterai dan nyalakan laptop anda. Jika batere anda sudah tidak berfungsi maka anda dapat menggunakan charger.
  2. Buka casing laptop anda dan temukan batere BIOS-nya (bentuknya seperti batre jam tangan) kemudian lepas selama beberapa menit, setelah itu pasang kembali dan nyalakan laptop anda.
  3. Jika belum juga menyala, lakukan cara “minimal device power up” yaitu melepas semua alat yang dapat dilepas di laptop anda. (hati-hati dalam membongkar setiap komponen didalamnya agar tidak rusak). Lepas Baterai dan Charger terlebih dahulu, kemudian Harddisk, kemudian RAM, kemudian NIC (Network Interface Card), kemudian lepas baterai BIOS, dan juga Optical Drivenya. Jika memungkinkan lepas juga keyboard dan semua socket yang terhubung ke MotherBoard. Tapi jangan lepas konektor daya ke motherboard dan konektor ke tombol power jika tombol power berada diluar motherboard.

Setelah anda melepas semua komponen didalamnya, jangan lupa bersihkan semua debu yang ada menggunakan kuas halus atau semprotan angin yang halus, jangan gunakan kompresor dengan tekanan angin yang kuat atau sikat/kuas yang kasar dan pastikan alat-alat yang anda gunakan berada dalam kondisi kering.

langkah selanjutnya adalah membersihkan kipas angin, pendingin serta memasang pasta untuk Processor. Untuk langkah ini anda perlu menyiapkan pasta, pasta dapat dibeli di toko komputer terdekat, harganya berkisar antara 7500 IDR hingga 25000 IDR. Sebenarnya ini adalah langkah tambahan, namun karena anda sudah membongkar semua komponen maka ada baiknya anda juga megganti pasta prosesor tersebut. Dalam pemasangan pasta prosesor perhatikan agar tidak terlalu banyak pasta yang anda oleskan agar jangan mengenai komponen disekitar head prosesor.

Langkah selanjutnya adalah dengan membuka kipas untuk dibersihkan, Prosesor adalah komponen yang sangat sensitif sehingga tidak perlu melepas prosesor, cukup melepas skrup pengikat processor dan kipas angin. Setelah anda membuka skrup-skrup tersebut, cabut konektor kipas angin dan secara perlahan angkat kipas bersama dengan pendingin yang terkait dengan processor tadi. Setelah itu, lihat bagian bawah pendingin yang terletak pada bagian atas processor dan bersihkan pasta yang ada. Gunakan tisu halus atau gabus yang halus untuk membersihkan sisa pasta pada kepala processor (Ingat: jangan melepas processor, cukup bersihkan kepala processornya.)

Setelah itu, Gunakan semprotan angin yang lebih kuat untuk membersihkan rongga pendingin pada kipas, jika anda masih bersemangat, anda dapat membuka bagian rongga tersebut untuk membersihkannya. Cukup temukan skrup pengikatnya kalau ada, kalau tidak ada biasanya rongga pendingin tersebut diikat menggunakan isolasi berwarna hitam.

Setelah itu oleskan kembali pasta secara merata pada bagian pendingin dan oleskan hanya pada bagian yang akan terkena kepala processor.

Setelah itu, pasang kembali pendingin dan Kipas angin tadi dan ikat kembali skrup-skrupnya, jangan lupa pasang juga konektor kipas angin ke motherboard. Pasang juga konektor tombol power jika tombol power terpisah dari motherboard.

Setelah itu anda juga dapat memasang konektor LCD ke motherboard kembali.

 

Setelah itu, tempatkan kembali motherboard pada posisinya didalam casing laptop dan pastikan tidak ada benda lain diatasnya dan pastikan tidak ada benda yang bersinggungan dengan motherboard tersebut, kemudian pasang charger dan tekan tombol power untuk menyalakan laptop anda.

Pada bagian ini, perhatikan apakah LCD anda menyala atau tidak, jika tidak anda perlu melihat apakah kipas processor bereaksi atau tidak, kemudian apakah lampu power on pada laptop anda menyala atau tidak (Bukan lampu pada charger tapi pada motherboard). Jika LCD menyala maka anda dapat mematikan kembali laptop anda dan mulai memasang kembali komponen lainnya satu persatu. jangan lupa melepas charger sebelum menyentuh motherboard anda.

 

Jika LCD tidak menyala, apakah kipas berputar atau tidak, jika berputar maka motherboard anda bereaksi pada umpan balik arus masuk namun tidak ada keluaran daya ke bagian LCD, jika seperti ini, perhatikan apakah lamput power up menyala atau tidak, jika menyala maka permasalahan laptop anda ada pada bagian blok display. Jika tidak menyala maka motherboard anda sudah harus diganti.

Tetapi biasanya, Laptop mati total karena daya residu ini sudah akan teratasi setelah anda membersihkan kipas, mengganti pasta, melepas batre Bios dan membiarkan motherboard anda tidak dalam keadaan terkoneksi dengan komponen lain selama beberapa saat.

Jika tidak menyala juga maka dapat dipastikan permasalahan utama laptop mati ada pada motherboard yang sudah cacat.

 

Untuk Artikel kali ini sekian dulu, nanti saya lanjutkan lagi sebentar malam. Jika ada pertanyaan, saran ataupun masukan lainnya silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar dibawah ini.

Salam, JJ.

r4ndiel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *