Mengatasi Error Port Konflik pada saat instalasi XAMPP Windows -Part II

Artikel kali ini adalah lanjutan dari artikel cara mengatasi Error port konflik pada saat instalasi XAMPP. Berikut ini masih ada beberapa cara lagi jika pada cara sebelumnya anda tidak berhasil mengatasi error tersebut. Langsung saja.

HTTP (HTTP.SYS) Hidden Driver/Service

Windows Server 2003/2008/2012 dan Windows XP(SP2)/Vista/7/8/10 telah dilengkapi dengan HTTP front-end proxy service yang bertugas untuk melewatkan (parsing) atau meneruskan (forwarding) permintaan HTTP ke Service lainnya.

Value dari URL “http://hostname:port/virtual_url_or_dir” didaftarkan bersamaan dengan HTTP.SYS ini, dan ketika HTTP request yang diminta sesuai dengan value ini, maka permintaan tersebut akan diarahkan ke aplikasi lainnya atau service lainnya yang berjalan menggunakan port lainnya.

HTTP.SYS biasanya dijalankan dengan status “on demand” oleh services lainnya seperti  Windows Remote Management, Print Spooler, dan lainnya, dan biasanya tidak menggunakan port 80 (Listening port 80) sampai saat jika ada aplikasi lainnya yang didaftarkan sebagai HOST yaitu menggunakan localhost (127.0.0.1) dan PORT 80 + Virtual URL/DIR. HTTP.SYS berjalan dibawah kategori PID 4 (NT Kernel).

Pada beberapa sistem Windows yang lain, seringkali port 80 ini telah digunakan oleh HTTP.SYS, bukan lagi  “ON DEMAND”

Untuk mengetahu URL yang direserve (Reserved URLs):

netsh http show urlacl

Untuk menampilkan URL yang terdaftar (Registered URLs):

netsh http show servicestate

Untuk men-disable  HTTP.SYS:

Control Panel > Device Manager
 Pada menu View, pilih: Show hidden devices
 Klik tanda + untuk membuka list driver/Open tree: Non-plug and Play Drivers
 Double-click: HTTP
 Tab Driver - Group Startup
 Ganti: Demand to Disabled

Atau jalankan comman line dengan administrator privileges (run as administrator):

net stop http /y
sc config http start = disable

Aplikasi Web-Server Lainnya

Pastikan anda tidak menjalankan aplikasi web-server lainnya seperti service Apache lain, IIS dan/atau WebMatrix dan juga Tomcat. Perlu diketahui bahwa IIS dan Tomcat merupakan aplikasi web server yang juga mengikat (bind) port 80 secara default. ISS dapat dihapus  via Windows Features pada Vista/7/8/10, atau untuk Windows Server via Role and Components Removal.

Skype

Skype juga biasanya menggunakan port 80 dan 443. Jika anda menggunakan Skype, anda perlu menonaktifkan Skype dan mengubah pengaturannya. Caranya sebagai berikut:

Tools > Options > Advanced > Connection dan Uncheck "Use Port 80 and 443 for incoming connections"

Atau ubah pengaturan status Apache pada fitur Startup dengan tipe “Automatic”, dengan begitu, Apache mungkin saja dapat dimulai sebelum Windows memulai service Skype, untuk mengubahnya bisa membuka Service Windows,
ketik services.msc pada run (Windows + R).

Sehingga Apache dapat menggunakan (Bind) port 80 dan 443 sebelum aplikasi lain mengambil alih untuk menggunakan port-port ini.

* Skype untuk Windows 8 (Modern UI) tidak dapat diubah port numbernya. Hanya “Skype for Desktop” yang dapat diubah.

Team Viewer

Jika anda menginstall atau pernah menginstall aplikasi Time Viewer, anda perlu mengecek kedua hal berikut ini yaitu Tasks Manager (Tab Processes – click ‘Show processes from all users’) dan Services Manager untuk melihat apakah proses “TeamViewer” berjalan… Proses TimeViewer ini biasanya dimulai beberapa saat setelah komputer sudah hidup (Setelah Start-Up), dan kemudian menggunakan port 80 jika memang masih tersedia dan belum ada aplikasi yang menggunakannya. Jika proses tersebut berjalan maka anda dapat mematikanya dan/atau men-disablenya dan kemudian mengatur agar tidak menggunakan port 80.

Untuk Men-disable TeamViewer from using port 80:

Extras > Options > Advanced
Enable option "Don't use incoming port 80"

Windows Work Folders

Pada Windows Server 2012 R2 dan Windows 8, Microsoft memperkenalkan fitur baru yang disebut “Work Folders”, yang mana fitur ini meng-sinkro-kan file/folder antar mesin/komputer. Dan sudah jelas, Work Folder ini menggunakan port 80 dan 443 secara default.

Ada 3 pilihan untuk mengatasi hal ini, silahkan mengecek satu persatu jika anda tidak yakin mana yang perlu dilakukan.

  • Disable Windows ‘Sync Share Service’, yang dinamakan  “SyncShareSvc”.
  • Hapus “Work Folders” Server Role / Windows Feature:

Jalankan Server Manager. Klik “Add roles and features”.

Server Roles -> File and Storage Services -> File and iSCSI Services -> Work Folders

  • Atau ganti port yang digunakan oleh “Work Folders”:

Untuk mengganti port yang digunakan ini, cari dan ubah file:

C:\Windows\System32\SyncShareSvc.config

Kemudian ubah port dari 80 ke 11180 dan 443 menjadi 11443 (atau yang lainnya) seperti berikut ini.

<sites>
...
    <bindings>
        <binding protocol="http" bindingInformation="*:80:" />
        <binding protocol="https" bindingInformation="*:443:" sslFlags="0" />
...

Ubah angka 80 dan 443 diatas menjadi sesuatu yang lain, sehingga port tersebut dapat dilepaskan untuk digunakan oleh XAMPP.

Kemudian dengan menggunakan Administrator Privileges buka Command-line, Run as admin, jalankan perintah berikut.

netsh http add urlacl url=http://*:11180/ user="NT Authority\LOCAL SERVICE"

kemudian,

netsh http add urlacl url=https://*:11443/ user="NT Authority\LOCAL SERVICE"

Gunakan perintah NETSTAT Untuk mendeteksi Port 80 Listeners

NETSTAT dapat diakses melalui command prompt atau melalui aplikasi seperti pada Radmin.

Buka command line (System tab, Tombol: Command Line) dan jalankan:

netstat -o -n -a | findstr 0.0.0.0:80
netstat -o -n -a | findstr 127.0.0.1:80

Perhatikan baris dengan syntax “Local Address” (0.0.0.0 dan 127.0.0.1) yang menunjukkan port 80 dan/atau 443 sedang digunakan (“in use”). Catat PID Number kemudian buka Task Manager (run: taskmgr.exe), dan pada Processes tab, lihat apakah ada aplikasi yang menggunakan PID yang sama dengan PID yang tadi anda catat. Jika ada maka anda perlu untuk menutup aplikasi tersebut, jika anda tidak menemukannya, pastikan anda sudah mencentang atau memilih tombol “Show processes from all users”.

Referensi -> http://support.microsoft.com/kb/281336

Pada sistem operasi Windows versi terbaru, anda dapat melihat langsung nama aplikasi tersebut dengan menggunakan opsi “-b” (tanpa tanda kutip) ketika mengetik “netstat” tadi.

netstat -b 

-b    Displays the executable involved in creating each connection or listening port.
In some cases well-known executable host multiple independent components, and in these
cases the sequence of components involved in creating the connection or listening port is
displayed. In this case the executable name is in [] at the bottom, on top is the
component it called, and so forth until TCP/IP was reached. Note that this option can be
time-consuming and will fail unless you have sufficient permissions.

Sekian dulu artikel kali ini, jika ada pertanyaan, saran ataupun koreksi terhadap artikel ini, silahkan tinggalkan komentar dikolom komentar dibawah.

Salam, r4ndieL.

Sumber: Berbagai sumber internet dan artikel..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *