Menginstall WordPress dan XAMPP di Localhost

Mencoba membangun website sendiri dapat dilakukan dikomputer anda sendiri tanpa harus menyewa domain dan hosting untuk melakukannya. Tujuan akhirnya memang untuk mendapatkan sebuah website yang online yaitu website yang tidak hanya dapat diakses dari localhost (server didalam komputer anda sendiri) tetapi dapat diakses oleh semua orang secara online. Tetapi dengan adanya server localhost maka anda dapat mencoba dan menyesuaikan situs web anda sesuai dengan yang anda inginkan sebelum membuatnya online. Selain itu, dengan menggunakan localhost, anda tidak perlu repot tergantung pada koneksi internet anda sebab semuanya sudah tersedia didalam komputer anda, selain itu anda tidak perlu takut dengan keamanan karena tidak ada yang akan menyentuhnya tanpa seijin anda.

Pada artikel sebelumnya saya sudah menjelaskan tentang bagaimana menginstall XAMPP pada komputer anda, dan juga sedikit tentang pengenalan wordpress. Selanjutnya adalah bagaimana membangun website anda mengkostumisasi CMS WordPress pada localhost anda. Setidaknya ada 4 tahapan umum untuk membangun website anda sendiri, diantaranya;

  1. Menginstal dan menjalankan XAMPP sebagai server engine.
  2. Membuat sebuah database
  3. Menginstall WordPress
  4. Konstumisasi

Menginstall dan menjalankan XAMPP sebagai Server Engine.

Menginstal XAMPP pada komputer sudah pernah saya jelaskan sebelumnya, tapi akan saya jelaskan secara singkat disini. Langkah-langkahnya;

  • Download XAMPP dari situs resminya https://www.apachefriends.org. kemudian download XAMPP for Windows v5.6.28 (PHP 5.6.28). Ini adalah versi terbaru ketika artikel ini ditulis.
  • Install file XAMPP yang didownload tadi, kemudian ikuti petunjuknya, jika bingung silahkan buka artikel sebelumnya tentang bagaimana menginstall XAMPP di Windows.
  • Jalankan XAMPP. Cari program atau shortcut XAMPP di Desktop atau didaftar “All Program” anda, kemudian klik XAMPP Control Panel. Setelah itu anda akan disajikan sebuah jendela dengan beberapa menu seperti berikut ini.

xampp-cp

Pastikan bagian “Action” untuk Apache dan MyQL telah dijalankan seperti gambar diatas. Setelah itu, server lokal anda sudah siap untuk digunakan. Jika anda menemui error karena konflik port, biasanya error akan muncul dengan tulisan merah pada layar status, maka anda dapat mencoba beberapa cara seperti menonaktifkan service World Wide Web Publishing Services, atau dengan mengubah pengaturan firewall untuk menginjinkan koneksi server XAMPP seperti yang telah saya bahas pada artikel Error Port Ketika Instalasi XAMPP.

Membuat sebuah Database.

Anda perlu membuat sebuah database sebelum menginstal WordPress. Database berfungsi untuk menyimpan konten dari situs anda. Tentang MySQL anda bisa membacanya pada artikel tentang Pengenalan MySQL.

Untuk membuat database silahkan buka XAMPP control panel tadi dan klik pada tombol admin MySQL.

mysql-admin

Kemudian jendela phpmyadmin akan terbuka.

phpmyadmin

Kemudian, buatlah sebuah database baru dengan mengklik “new” dan mengisi nama database, kemudian pilih “create” seperti pada gambar berikut.create-new-database

Setelah itu anda sudah siap untuk menginstal WordPress di localhost anda.

Instalasi WordPress

Pertama, anda perlu mengunduh WordPress terbaru dari WordPress.org. Setelah itu Unzip file WordPress yang telah anda download, hasil Unzip adalah sebuah folder dengan nama “wordpress”. Pindahkan folder tersebut ke htdocs folder – C:/Program Files/XAMPP/htdocs.

Setelah itu anda dapat mengubah nama folder tersebut menjadi apapun yang anda inginkan, contohnya “wp” agar sesuai dengan database yang dibuat tadi. Tidak harus sama, terserah anda ingin menamakan apa.

saving-wordpress-2

Setelah itu, ada dua cara untuk melakukan konfigurasi database sebelum instalasi. Yang pertama adalah dengan mengubah file wp-config-sample.php menjadi wp-config.php. File ini ada didalam folder WP tadi.

Baris-baris kode berikut ini perlu diubah sesuai dengan database yang terlah dibuat:

  • Ganti “database_name_here” dengan nama database yang telah dibuat tadi, dalam artikel ini adalah “ep”.
  • Ganti “username_here” dengan “root” dan “password_here” tidak perlu diisi, biarkan kosong saja.
  • Simpan file tersebut dan pastikan namanya adalah wp-config.php, kemudian tutup.

database-settings

Setelah itu anda sudah bisa melakukan instalasi dengan cara mengakses alamat http://localhost atau http://localhost:80 jika port yang anda gunakan adalah port 80. Sedangkan cara kedua yang bisa anda gunakan ketika menginstall WordPress adalah dengan langsung mengakses alamat http://localhost/ dan anda akan disajikan dengan tampilan konfigurasi seperti dibawah ini.10-form-isian-database-wordpress-offline

Isikan kolom-kolom form diatas seperti ketika anda melakukan konfigurasi file wp-config.php. Setelah itu klik “Submit”.

Setelah itu anda dapat mengikuti arahan-arahan selanjutnya hingga instalasi selesai.

12-isian-informasi-wordpress-install

Setelah selesai Instalasi, anda akan diminta untuk login. Login lah menggunakan password dan username anda. 13-install-wordpress-offline-sukses

Setelah login, anda akan diarahkan ke halaman admin wordpress, disinilah tempatnya anda mengubah tampilan, menambah konten dan pengaturan lainnya. Semuanya ada didalam halaman ini.

dashboard-wp

Sekian dulu untuk artikel kali ini, jika ada pertanyaan, saran atau koreksi, silahkan tinggalkan komentar.

Salam, r4ndieL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *