Spam Or HACKED??! Siapa yang mengirim menggunakan akun Facebook saya?

Beberapa kali ada teman yang mengaku akun Facebooknya telah diretas, dan akun itu mengirim konten-konten yang seharusnya tidak ada di Facebook. Apakah benar seperti itu? Jelasnya bukan Hacked. Secara Defenisi, Hacked dan Spam sedikit berbeda, sebab Hacked artinya anda tidak lagi punya akses ke akun anda, sedangkan SPAM artinya “penggunaan perangkat elektronik untuk mengirimkan pesan secara bertubi-tubi tanpa dikehendaki oleh penerimanya. ” Menurut Wikipedia, dan anda tetap masih memiliki akses ke dalam akun anda. Dalam kasus ini SPAM berarti penggunaan akun media sosial untuk mengirimkan konten kepada akun lainnya yang terdapat dalam jaringan akun yang terkena spam tersebut tanpa seijin pemilik akun. Jadi ketika terkena spam, mulai dari teman, halaman hingga group akan menerima kiriman spam dari akun anda..
ini contohnya:

Menurut ketentuan facebook, masih ada kebebasan bagi konten-konten yang dikirim ke Facebook selama belum melanggar  Standar Komunitas yang terdapat disini -> https://www.facebook.com/communitystandards/. Dalam halaman tersebut ditulis bahwa “Karena keragaman komunitas global kami, maka penting untuk diperhatikan bahwa sesuatu yang tidak Anda setujui atau mengganggu Anda belum tentu melanggar Standar Komunitas kami.”, Jadi perlu diperhatikan bahwa masih ada kebebasan yang diberikan oleh Facebook kepada para penggunanya untuk mengirimkan konten yang kurang aman ataupun yang menurut anda tidak boleh ada di Facebook. Maksud kurang aman ini adalah tautan pranala luar yang tidak memiliki sertifikat protocol https (secure http), termasuk juga beberapa situs pemerintahan, organisasi dan universitas yang memang tidak menggunakan protocol HTTPS ini. Konten lainnya dapat berupa gambar, video ataupun kata yang mungkin menurut anda vulgar, tetapi jika tujuan penggunaan konten-konten itu untuk edukasi, kampanye kesehatan dan yang sejenisnya maka Facebook masih akan memberikan kebebasan untuk dimuat di Facebook, namun dibatasi untuk beberapa negara dan tempat terkait dengan budaya, sensitifitas dan keberagaman serta juga umur. Nah, karena adanya kebebasan ini, maka sangat mungkin spam dan scam masuk ke Timeline kita.

Mengapa bisa begitu?

Karena cara penyebaran spam di Facebook melalui tautan-tautan luar yang kurang aman ini, yang memang masih bebas di-share di Facebook. Berikut contoh model penyebarannya:

Biasa ada link/tautan yang muncul di beranda facebook menyerupai undian, tawaran, berita, promosi atau konten lainnya yang sepertinya menarik untuk diklik.. Ketika diklik secara otomatis tautan itu akan menginstall aplikasi terselubung kedalam akun facebook kita (sama halnya dengan ketika kita bermain game didalam facebook, game itu juga akan terinstall didalam akun kita). Nanti aplikasi ini lah yang secara otomatis tanpa se-pengetahuan kita mengirim konten-konten kurang baik tadi ke semua grup, teman ataupun halaman yang diikuti mengatasnamakan akun kita.

Pencegahan:

Perhatikan setiap tautan yang akan diklik di Facebook, entah itu berita ataupun tautan yang dikirim oleh siapapun, jika memang tidak familiar dengan alamat situs yang tertera maka jangan diklik.. alangkah baiknya kalau ditanyakan dulu kepada orang yang mengirim tautan itu, apakah betul ia yang mengirim atau tidak, siapa tahu ia juga korban spam.

Cara awal menangani (lihat digambar):

1. Buka Facebook, kemudian klik pada tanda panah disebelah kanan atas (yang biasanya digunakan untuk mengakses menu pengaturan dan log out)
2. Klik pada “Pengaturan”.
3. Setelah terbuka, klik pada tab “Aplikasi”,
4. Setelah Daftar aplikasi terbuka, klik pada bagian “ Tampilkan semua Aplikasi”, kemudian perhatikan setiap aplikasi yang terinstall, jika memang ada yang tidak anda kenali dihapus saja.

Tentang Spam dan cara mengatasinya bisa dilihat disini: Mengatasi SPAM di Facebook

Baca Tentang Kententuan Layanan Facebook disini -> Ketentuan Layanan Facebook

Sekian dulu artikel kali ini, sisanya nanti ya.. jj.

r4ndiel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *