Tips mempercepat Performance Windows anda tanpa software tambahan – Bagian I (Manajemen Service)

Sesuai dengan judulnya, tips kali ini adalah bagaimana mempercepat performansi windows tanpa harus menggunakan aplikasi tambahan. Namun kali ini sistem operasi yang saya gunakan adalah Windows 7 Ultimate (Bisa juga untuk Windows 8), untuk windows dengan versi yang lain mungkin juga bisa tetapi saya sendiri belum sempat mencobanya. Sedikit cerita, sekitar akhir tahun 2009, ada seorang teman kos ketika masih kuliah dulu, yang memiliki laptop Ac*r dengan spesifikasi standar anak kuliah, RAM 2 GB, Processor, intel dual core 2,0 GHz, HDD 500GB 5400 RPM, dan Windows 7 Ultimate. Sedangkan waktu itu saya menggunakan notebook ax*oo pico DJM dengan processor intel atom 1,6 GHz, RAM 2 GB, HDD 350 GB 5400 RPM dan Windows 7 sebagai OS-nya. Suatu ketika kami bermain sebuah game multiplayer menggunakan sambungan LAN Adhoc. Setelah beberapa saat bermain, ternyata teman saya ini mengeluh karena permainan tersebut mulai nge-lag / glitching, tidak berjalan dengan lancar, padahal game tersebut hanyalah sebuah permainan sederhana yang tidak terlalu banyak mengkonsumsi resurce komputer. Setelah saya telusuri ternya memang banyak services dan program serta juga file-file temporary yang sebenarnya tidak digunakan dan menjadi sampah didalam laptopnya itu, serta ada beberapa file virus win32 yang bersarang dan ini artinya antivirusnya tidak bekerja dengan baik, bisa dikatakan bahwa antivirus yang digunakan hanya menghabiskan resource komputer dengan percuma.

Kalau anda juga memiliki pengalaman yang mirip, silahkan simak tips berikut dibawah ini. (Catatan: Semua rekomendasi dan tips dibawah ini berdasarkan pengalaman pribadi, jika ada yang kurang tepat menurut anda, silahkan tinggalkan komentar 🙂 ).

Manajemen Services.

Manajemen services, maksudnya adalah mengatur secara manual, service apa saja yang perlu dihentikan sementara, mana yang perlu dijalankan dan mana yang sebenarnya  sama sekali tidak perlu sehingga dapat di-disable.

Untuk mengakses services, buka RUN (Win + R), ketik services.msc, kemudian ok/enter.run

Setelah itu anda akan disajikan jendela manajemen service, disini anda bisa melihat semua service yang aktif pada komputer anda, berikut ini beberapa service yang dapat anda matikan beserta dengan deskripsinya. (mohon dibaca baik-baik karena beberapa service dibawah ini mungkin masih anda butuhkan).

service

Catatan: Anda dapat memilih untuk menghentikan service tersebut atau bahkan men-disable-nya, tergantung dari fungsi, kegunaan dan kebutuhan anda.

Catatan 2:

Jika anda berniat menggunakan service tersebut suatu saat maka anda dapat mengubah pengaturannya ke mode manual. Untuk mengubahnya, anda dapat membuka properties service, kemudian ubah statup type menjadi manual. Ada empat pilihan startup type, tergantung anda ingin memilih yang mana.klik-kanan

  1. Automatic: Service akan tetap aktif secara otomatis ketika komputer dijalankan.
  2. Automatic (Delayed): Service akan aktif secara otomatis beberapa saat setelah komputer telah dijalankan.
  3. Manual: Service akan dijalankan ketika ada perintah trigger dari aplikasi yang berkaitan dengan service tersebut, contoh Service bluetooth akan aktif ketika anda menjalankan program bluetooth.
  4. Disable: Service dimatikan dan program yang berkaitan tidak akan dijalankan.

properties_services

Google Update Service

Jika anda meng-install aplikasi dari Google seperti Google Chrome, Earth atau Picasa, maka service ini akan ter-install pula dalam komputer anda, jika anda tidak membutuhkan auto update dari aplikasi-aplikasi tersebut maka anda dapat menghentikan service tersebut.

Adobe Update

Sama halnya dengan Google Update, service-service seperti ini adalah service dari aplikasi pihak ketiga yaitu aplikasi yang bukan bawaan sistem operasi anda.

Bluetooth Support

Bluetooth support dapat anda nonaktifkan jika anda tidak berencana menggunakan bluetooth atau jika anda tidak punya perangkat bluetooth bawaan pada komputer anda.

Windows Defender

Windows defender adalah aplikasi antivirus bawaan windows, jika anda menggunakan aplikasi antivirus lainnya maka service ini biasanya akan secara otomatis dimatikan oleh windows sendiri namun itu hanya berlaku untuk antivirus yang telah memiliki standar yang baik, contohnya: AVast, Avira, Kaspersky, Comodo dan lain sebagainya. Namun ada juga beberapa antivirus yang tidak menyebabkan service ini dimatikan, oleh karena itu anda dapat pula menonaktifkannya secara manual. Sekedar informasi, jika anda menggunakan Windows Defender, maka ketika melakukan update virus definition, anda perlu memastikan service Windows Update aktif, jika tidak maka antivirus ini tidak dapat di update.

Fax
Jika anda tidak pernah menggunakan fax pada laptop/pc anda

Remote Desktop Service
Service ini berfungsi untuk mengijinkan orang lain untuk megakses komputer dari jarak jauh, seperti Telnet.

Remote registry
Service/proses ini digunakan untuk mengubah registry dari jarak jauh. Jika anda mematikan proses backgound ini maka anda akan sedikit lebih aman dari serangan virus komputer yang menginveksi dengan cara mengubah berbagai registri yang ada di komputer.

Secondary Logon
Service ini gunakan untuk melakukan log on alternatif ketika laptop/pc anda mengalami masalah. Namun pada kenyataannya jika komputer anda sistemnya kuat maka tidak akan terjadi masalah untuk dinonaktifkan

Smart Card
Service card ini digunakan untuk mengakses kartu yang dapat dibaca oleh komputer. Biasanya smart card dibutuhkan hanya oleh perusahaan-perusahaan besar. Jadi laptop anda tidak akan mengalami masalah jika service ini anda nonaktifkan (disable).

System Event Notification Services
Terkecuali untuk anda yang bekerja sebagai admin jaringan, atau pekerjaan anda melibatkan jaringan maka anda tidak perlu menonaktifkannya, jika tidak, anda dapat menonaktifkannya.

Task Scheduler
Service ini dapat anda matikan jika anda tidak mau menjalankan tugas rutin pada PC. Sebenarnya cukup penting jika anda biasanya menjalankan update aplikasi terjadwal, harddisk defragment, chkdsk ataupun fitur lainnya yang terjadwalkan/akan dilakukan pada saat lain, biasanya pada startup berikutnya.
Windows Error Reporting Service
Fungsi dari service ini adalah untuk memunculkan pesan error jika laptop anda mengalami masalah error pada PC anda, namun tidak terlalu anda butuhkan setiap saat. Anda dapat mengaktifkannya sesekali untuk mengecek kondisi komputer anda ketika anda melakukan maintenance mingguan atau bulanan.

Diagnostic Policy Service

Hampir sama dengan service diatas, namun service ini berfungsi hanya untuk mendiagnostik masalah umum komputer, setelah diagnosa dilakukan barulah Windows Error Reporting menampilkan pesan errornya. Namun kadang kala anda tidak benar-benar menggunakannya, sebab kebanyakan orang biasanya mencari tahu masalah-masalah pada komputer menggunakan internet dan tidak menggunakan service ini, lagi pula windows tidak menyediakan semua penyelesaian permasalahan didalam komputer anda, kecuali anda mengunjungi situs resmi dan bertanya disana.

Windows Event Log
Jika anda tidak pernah berpikir detail seperti seorang administrator komputer, maka anda dapat menonaktifkan service ini. Fungsi even log yaitu merekam semua event (kejadian) pada pc/laptop. Anda dapat melihat event log ini melalui Start menu > Settings > Control Panel > System and Security > Administrative Tool > double klik Event viewer.

Device Setup Manager

Service ini digunakan ketika anda menginstal atau meng-uninstall software dari komputer anda. Jika Anda tidak berencana menginstal software baru, maka ada baiknya service ini dinonaktifkan.

Distributed Link Tracking Client

Service ini hanya dipakai jika komputer terhubung dalam jaringan saja, namun jika anda menggunakan internet atau bermain game menggunakan jaringan, sebaiknya dibiarkan saja.

Function Discovery Resource Publication

Sama juga dengan service sebelumnya, digunakan hanya ketika anda tersambung ke jaringan, dan sebenarnya tidak terlalu diperlukan ketika anda tidak terhubung. Bisa anda nonaktifkan.

IP Helper

Hanya dipakai dalam konektivitas tunnelling IPv6. Maksudnya adalah ketika anda menggunakan internet, biasanya anda diberikan alamat IP, didalam sistem pengalamatan internet terdapat 2 versi yaitu IPv4 dan IPv6, nah, anda bisa mengecek yang manakah yang anda gunakan saat itu, jika anda hanya menggunakan koneksi IPv4 saja, maka anda dapat menonaktifkan service ini, atau mengubah mode startup type service menjadi manual. (jika setelah menonaktifkan, ternyata koneksi anda terganggu, anda dapat mengaktifkannya kembali)

Offline Files
Kalau mereka yang biasanya menggunakan Mozilla atau Chrome pasti akrab dengan yang namanya Offline Files. Offline files berarti anda bekerja tanpa jaringan dengan berkas yang seharusnya diakses online, biasanya karena sudah di-cache sebelumnya oleh browser. Sama halnya dengan service ini, sehingga anda dapat menonaktifkannya.

Program Compatibility Assistant Service

Sesuai dengan namanya, hanya memantau kompatibilitas program. Kalau anda tidak memiliki program yang sebenarnya hanya dipakai untuk Sistem Operasi versi lama seperti XP, anda dapat menonaktifkannya.

Performance Logs & Alerts
Service ini berfungsi mencatat dan memberikan pesan tentang performa komputer. Pernahkah anda mendapati komputer memberikan pesan (notifikasi) kepada anda bahwa tenyata kapasitas HDD sudah hampir penuh? Nah, itu salah satunya, tapi bukankah anda sendiri bisa mengetahuinya tanpa perlu diberitahukan. Jadi saya pikir service ini tidak terlalu dibutuhkan.

Print Spooler
Jika komputer Anda tidak terhubung dengan printer atau tidak akan pakai printer dalam waktu dekat, maka lebih baik matikan saja service ini. Tapi Ingat: Service ini adalah service utama untuk menjalankan perintah ke printer, jadi printer tidak akan merespon komputer anda jika service ini tidak dijalankan.

Remote Desktop *

Service ini memungkinkan komputer lain melihat dan mengelola registry pada komputer kita. Ada beberapa kasus hacker yang pada mulanya menggunakan service ini sebagai celah untuk meng-hack komputer seseorang. Namun service ini dibutuhkan ketika anda menginstall aplikasi seperti time viewer, video conference software atau yang sejenisnya. Kalau tidak ada aplikasi-aplikasi sejenis itu, maka anda dapat menonaktifkannya.

Secondary Logon

Service ini memungkinkan kita untuk membuat akun user lainnya di windows. Namun pada umumnya, semua orang sudah memiliki komputer/laptop masing-masing jadi hanya diperlukan 1 user yaitu user admin pada 1 laptop. Jika yang pake komputer hanya Anda dan tidak ada User Account lainnya, maka lebih baik disable fitur ini. Namun lain halnya jika Anda memiliki User Account lain misalnya dengan kredensial administratror maka jangan matikan service ini. .

Windows Image Acquisition (WIA)

Service ini digunakan untuk membaca scanner atau kamera. Jika anda memiliki kamera atau scanner maka jangan matikan service ini. Sama halnya ketika anda menggunakan printer yang sudah ada scannernya atau USB Camera.

Windows Time

Service ini berfungsi untuk melakukan sinkronisasi waktu sistem dengan waktu internet secara otomatis, namun biasanya pada instalasi awal, waktu pada komputer sudah diatur untuk sesuai dengan waktu yang sebenarnya, jadi tergantung anda sendiri, dapat menonaktifkannya atau juga dapat membiarkannya aktif.

Windows Update
Jika anda tidak ingin melakukan update windows berkala secara otomatis anda dapat mematikan service windows yang satu ini. Windows update biasanya cukup besar, ini akan membuat jatah paket internet anda cepat berkurang secara signifikan jika anda menggunakan paket internet tertentu.

Catatan 3: Service yang paling besar ketika komputer dalam kondisi idle adalah Windows Update dan WIndows Defender. Jika anda membuka task Manager (Klik kanan pada Taskbar, pilih Task Manager), maka anda akan melihat 2 service terbesar yang digunakan oleh windows padahal anda tidak menjalankan aplikasi apapun. Kedua service tersebut adalah svchost dan windows defender, dimana didalam svchost terdapat beberapa service termasuk juga windows update. Anda jangan mematikan proses svchost tersebut terkecuali komputer anda benar-benar seperti akan hang, cukup dengan mendisable service Windows Update saja.

Catatan 4: Jika anda tidak yakin untuk menonaktifkan/men-disable service-service tersebut maka anda dapat mengubah pengaturan startup type menjadi manual, kemudian menghentikan sementara. Perlu diingat bahwa men-disable service artinya membuat service tersebut beserta dengan aplikasinya tidak dapat dijalankan, tetapi dengan membuatnya menjadi “Manual” berarti service tersebut sementara mati tapi dapat dijalankan jika ada “trigger” dari aplikasi ataupun dari fitur windows sendiri ketika diperintah untuk dijalankan.

Cara berikutnya untuk mempercepat komputer anda adalah dengan memanfaatkan fitur bawaan windows 7 seperti Ready Boost, Startup manager dan Power Plan. Kemudian juga dengan membersihkan “berkas sampah” didalam komputer anda dan menghapus virus secara manual seperti yang saya lakukan terhadap laptop teman saya pada cerita diawal tadi. Tapi untuk ini, akan saya bahas pada artikel berikutnya.

Sekian dulu artikel kali ini, jika ada pertanyaan, saran ataupun koreksi, silahkan tinggalkan komentar.

Salam, r4ndieL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *