Balasan

Kini, dihadapan titik cabang
Tinggi rendah disamarkan masa
Satu-satunya hanya harapan
Yang sedang kini dibias pilihan

Terimakah aku dengan nasib,
Setelah tentuannya memberi sembab,
Pada mata yang berharap untung.
Sedang cita cinta sudah buntung.

Kini sedikitnya ku mengerti
Tentang hikayat cinta dan langkahnya
Yang jelas tak memberi sudi
Pada mereka yang pernah membuangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *