Belajar tentang sendiri.

Kilauan gerimis berinai
Belaian butiran cahaya didaun
Berikan sebuah kesuyian kosong
Mengisi hati dengan bebunyian sepi.

Aku menghirup, kepul asap pahitnya cinta
Aku meneguk, panasnya amarah kepada resah
Aku meresapi, pahitnya cinta tanpa makna
Aku menelan, kenyataan tidak pernah sekadar rasa yang pedih.

Dibawa jauh ke sebuah alam
Kenangi setiap fatamorgana kenyataan
Sedang aku menulis diantara malam
Tentang harapan dan keputus asaan.

Mimpi. Bisakah cepat datang?
Biar terlupa pedih yang sekarang
Sebab cukup sudah bersedih.
Aku terlupa dalam masa-masa indah.

Bayang gelap telah penuhi sekitar
Tinggal aku dan secarik kenangan
Tandai kisah tak terlupa
Tentang masa yang dinodai kesepian.

Dan aku terbawa ke sebuah alam
Mengenang fatamorgana kenyataan
Sedang aku menulis diantara malam
Tentang cinta dan keputus asaan.

Rinai hujan pelan berhenti
Iringi detak jantung yang dibius sepi
Berikan sebuah kekosongan sunyi
Agar aku belajar lagi tentang sendiri.

-jj, 11 September 2015

r4ndiel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *