Bimbang

Adakah ketika aku membisu
Memandang kosong pada yang ramai itu
Sedang tawa yang beribu-ribu
Tak pula mampu mengobati pilu

Termenung memandang semu
Tinggal berdiri entah berapa lama
Dan keramaianpun membisu

Menggodaku membenci cinta

Diantara malam kuhindarkan terang
Sedang mata tak bisa  terpejam
Lantaran pikiran timbul tenggelam
Berharap hari cepatlah siang

Bermata tak melihat, bertelinga tak mendengar
Sedang malam sudah semakin nanar
Tetapi hati masih saja bimbang
Aku ini pemuda patah arang

-r4ndieL

r4ndiel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *