Cemburu

Perlahan sejuk angin meresapi kalbu
Menghembus kenangan yang membeku
Memaksaku menatapi titik-titik air dijendela
Mencari-cari celah hati yang masih terbuka

Desember kelabu, hujan baru saja berlalu
Langit pucat dan biru, aku terdiam bisu
Memandang kosong pada bayangan kenyataan
Sebab seluruhnya aku ditawan kenangan

..
Makhluk mungil itu terbang mengejek kesepian
Dan masih saja aku diam hanya menatap
Mereka berkejaran, bertengger, saling mencumbu
Sedang aku membisu, menunggumu dan cemburu.

r4ndiel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *