mimpi tak tersentuh

Segala sesuatu dimasa lalu tidak berjalan sesuai keinginan, tetapi sejatinya aku tetap berjalan hingga saat ini. Hanya ada memori, kenangan yang indah, memalukan, menyakitiku, dendam, amarah, tawa, bahagia, senyummu,
senyumnya, senyum mereka.

Hanya satu hal saja yang masih sama, aku masih tetap sendiri. Kekasih pergi, teman tertinggal, yang ada hanya melodi harmoni mengisi isi kepala ini. Hatiku kosong? Benarkah? Entalah… Rasa itu adalah bersalah tetapi bukan kesedihan, Rasa itu adalah senyum, rasa itu juga adalah sendiri tetapi bukan hilang. Tawaku tetap ada, sekalipun kereta itu telah pergi bersama mereka. Semua pergi, entah kemana, tak tersentuh, tak terjamah. Namun hidup masih tetap kunikmati. Mereka yang telah pergi hanya menyisakan kenangan, sudah tidak lagi disini, sudah pergi, sudah hilang, hanya meninggalkan kenangan, namun itulah yang membuatku masih tetap tersenyum. Tiada penyesalan jika harus kujalani hidup seperti ini. Entah itu cukup, entah itu kurang, entah itu sendiri. Semua tidak menghalangi untuk tertawa terhadap hidup ini. Satu lagi dari masa lalu yang hanya meninggalkan kenangan yang akan menjadi usang. Aku yakin masa depanku pun akan meninggalkan kenangan usang nantinya. Jadi apa salahnya jika aku hanya ingin tertawa saat ini. Memang, pernah aku memimpikan semuanya, menemani aku hanya untuk sekedar membuat kenangan bersama agar nantinya kukenang lagi.

Tak lelah saat ini kupandangi semua mimpi dilangit, hanya berharap agar ada keajaiban jatuh dari sana dan entah apa yg akan terjadi, hanya keresahan yang
mengetahuinya. Sekalipun sebenarnya aku tak patut bersedih atas semua yang terjadi, sebab segalanya hanya perjalanan yang akan kutinggalkan suatu saat nanti, lagipula bagiku perjalanan ini bukanlah lingkaran yang akan kembali ketempat semula. Dan lagi, segala langkahku, sepanjang jalanku, tetap saja aku tak pernah sanggup tuk menggapainya, cinta itu.

Dan semua terdiam membisu sebab kata cinta tak pernah bisa ku dengar.
Aku rindu, rindu yang membebani, menyakiti dan menusuk inti jiwaku, membuatku lelah terhanyut dalam mimpiku. Haruskah tetap kutunggu jawaban untuk memiliki angan tentangmu, tentang kita, tentang semua dan tentang mimpi untuk memelukmu, mendekapmu, memilikimu dan berharap bisa mencintaimu seutuhnya ataukah aku hanya berhak untuk memiliki kehilangan ini, mimpi yang tak bisa ku sentuh, mimpi yang kualami masa dimana aku ingin semuanya tidak boleh berubah lagi.

“Mimpi tak tersentuh” 12 Jan 2015

r4ndiel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *