Setan Manisku.

Kusumpahi kau dalam kepala
Dan senyum kecut hadiah bibirmu
Sedang kamu begitu layu
Diam berlalu tanpa makna.

Kusumpahi kau dalam hati
Karna kau telah menanti
Lama hingga tertidur
Tertindih makna yang sudah kabur.

Kau bilang sepi
Tapi tak berhenti ditepi
Malah dayung telah kau patah
Hanya untuk terbawah arus ke antah-berantah.

Anjing saja mengerti
Menanti cinta itu pahit!
Lalu kau tetap berkelit
Ketika kutanya, masihkah kau menanti?

-r4ndieL (Maret 2015)

r4ndiel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *