Sia-sia.

Ujung dermaga saksi bisu
Membawa kamu dan aku pada rindu
Sauh dilepas, perahupun berlalu
Cuma berkhayal kapan bertemu.

Pipi itu bening disambar pilu
Dengan kalimat tak terucap: Aku sayang kamu
Berjauhan kita termangu
Saling tersenyum dalam sembilu.

Kau pegangiku sebuah lencu
Tumpah tangis kubaca namamu
Berlalu kenangan berlabuh rindu
Bertatap mata terakhir bertemu.

-r4ndieL (2 Nov 2013)

r4ndiel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *