Tanpa makna

Redam senandung gitar tua..
Putuskan dawai nada kedua..
Butakan asa, pendam asmara..
Ahh.. syair dan rima melihat dunia
Di masa dulu dan sesudah..
Sedang mata bahkan tak bisa melihat cinta..
Berjejak ramai diatas tanah .
Ya, dia itu cinta.
Bermaknapun hampir membabi-buta.
Cinta sia-sia, rindu sia-sia, dendam sia-sia.
Meledak pun tetap tanpa makna.

– r4ndieL (28 Juni2015)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *